• Gleneagles Singapore

Kanker Ginjal

  • Apa itu Kanker Ginjal?

    anatomy of a human kidney

    Kanker ginjal adalah kanker pada ginjal, yaitu 2 organ berbentuk kacang yang bertanggung jawab untuk membuang limbah dari tubuh kita ke dalam urine. Kanker ginjal adalah salah satu 10 kanker paling umum yang menyerang pria di Singapura.

    Kanker ginjal adalah pembunuh diam-diam. Kanker ini biasanya sudah dalam stadium lanjut pada saat gejala-gejalanya mulai terlihat. Gejala yang muncul mesti dianggap serius begitu terjadi. Menunda penanganan berarti menunda efektivitasnya.

    Penyebab Kanker Ginjal

    Penyebab kanker ginjal tetap menjadi misteri . Kondisi keturunan tertentu memengaruhi seseorang untuk mengalami kanker ginjal, namun garis keturunan kanker dalam keluarga ini tidak umum. Merokok meningkatkan risiko kanker ginjal beberapa kali lipat dan penggunaan jangka panjang obat pereda rasa nyeri tertentu juga telah dikaitkan. Hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik juga tampaknya memiliki kaitan, namun efek penyebab dari kondisi ini belum pernah terbukti dengan tegas.

    Meskipun kejadian kanker ginjal secara lokal tetap stabil dalam satu dekade terakhir, terdapat peningkatan jumlah kanker ginjal stadium awal yang ditangani. Kondisi ini biasanya ditemukan selama pemeriksaan kesehatan ketika massa ginjal kecil, yang tidak menunjukkan gejala klinis yang jelas jika tidak diperiksa, diidentifikasi. Pasien ini umumnya adalah orang yang sehat.

  • Tanda & Gejala

    flank pain

    Gejala kanker ginjal adalah adanya darah dalam urine, rasa nyeri dan massa yang dapat diraba pada bagian perut di bawah tulang rusuk (flank), namun kenyataannya adalah ketika gejala ini terjadi, penyakit tersebut umumnya telah berada pada stadium akhir.

    Kanker ginjal dini biasanya tidak memiliki gejala. Kanker ginjal stadium akhir dapat terjadi dengan adanya massa dan rasa nyeri pada bagian perut di bawah tulang rusuk (flank), darah dalam urine, penurunan berat badan dan kehilangan nafsu makan, perut kembung, anemia, dan palpitasi (denyut jantung yang cepat, kuat, atau tidak teratur). Kanker tersebut dapat menyebar ke organ lain termasuk paru-paru, hati, dan tulang yang menyebabkan rasa nyeri serta gangguan sistemik lainnya.

  • Diagnosis & Penilaian

    checking an urine sample

    Jika Anda melihat adanya darah dalam urine Anda, tes urine dapat membantu mendeteksi adanya penyakit saluran kemih, batu, infeksi, atau kanker. Jika Anda dicurigai mengalami kanker ginjal, dokter Anda mungkin merujuk agar Anda melakukan tes yang lebih mendalam.

    Darah dalam urine yang tidak terlihat oleh mata telanjang namun hanya dapat dideteksi melalui analisis urine (hematuria mikroskopik) tetap merupakan gejala yang paling umum dari kanker ginjal stadium awal. Sebagian besar pasien dengan kanker ginjal stadium awal menemukan gejala ini melalui pemeriksaan kesehatan rutin. Pasien dengan hematuria mikroskopik namun tidak menunjukkan gejala lainnya sebaiknya menjalani tes untuk menemukan penyebabnya. Tergantung pada faktor risiko individu, darah dalam urine dapat dievaluasi dengan tes seperti ultrasonografi atau pemindaian CT.

    Tes pencitraan seperti ultrasonografi, pemindaian tomografi komputasi (computerizes tomography - CT) atau pencitraan resonansi magnetik (magnetic resonance imaging - MRI) dapat memberikan gambar ginjal yang komprehensif dan setiap pertumbuhan yang mungkin terjadi pada ginjal. Pertumbuhan yang terlihat selama tes pencitraan terkadang bersifat jinak dan tidak bersifat kanker.

  • Penanganan & Perawatan

    health checkup

    Penanganan dan prognosis kanker ginjal stadium awal dibandingkan stadium akhir dapat sangat berbeda.

    Kanker ginjal kecil yang ditemukan secara tidak sengaja selama pemeriksaan kesehatan rutin memiliki tingkat penyembuhan yang tinggi dan jarang memerlukan kemoterapi serta radioterapi. Namun kanker ginjal pada stadium akhir dapat menyebabkan luaran yang jauh lebih buruk dan penanganan kanker ginjal cenderung dipusatkan pada tindakan paliatif (meringankan gejala).

    Pengobatan sistemik kanker ginjal

    Kemoterapi hanya berperan sedikit dalam kanker ginjal. Pengobatan sistemik lainnya, seperti inhibitor multikinase, dapat berperan dalam menangani penyakit ginjal stadium akhir. Radioterapi berperan dalam mengontrol penyebaran kanker ginjal secara lokal. Pada pasien dengan kanker ginjal stadium terminal yang telah menyebar hingga tulang belakang atau tulang, radioterapi lokal dapat menurunkan risiko kompresi saraf tulang belakang dan fraktur patologis yang disebabkan oleh kanker yang menghancurkan tulang.

    Pengangkatan tumor kecil

    Pada pasien yang dipilih dengan hati-hati, massa ginjal kecil dapat diangkat dengan teknik seperti ablasi radiofrekuensi (radiofrequency ablation - RFA) dan krioablasi. Pilihan teknik ini masing-masing menggunakan panas dan dingin untuk membunuh sel yang bersifat kanker sambil mempertahankan jaringan ginjal yang tersisa. Ketika dilakukan pada pasien yang dipilih dengan hati-hati, prosedur ini dapat menghasilkan tingkat penyembuhan jangka panjang yang baik.

    Teknik canggih untuk menangani kanker ginjal stadium awal

    Nefrektomi parsial invasif minimal (minimally invasive - MIS) telah merevolusi cara kita menangani kanker ginjal stadium awal yang berukuran kecil. Secara tradisional, ginjal pada pasien dengan kanker ginjal akan diangkat dengan pembedahan. Pada nefrektomi parsial MIS, ginjal yang terkena dipertahankan dengan cara dokter bedah hanya mengangkat tumornya saja. Prosedur ini dapat membantu mempertahankan jaringan ginjal dan mengurangi kemungkinan perlu dilakukannya dialisis ginjal pada pasien yang telah mengalami gagal ginjal.

    Nefrektomi parsial MIS biasanya melibatkan rawat inap singkat di rumah sakit dan mengurangi rasa nyeri pasca-operasi karena luka pembedahan jauh lebih kecil dibandingkan pembedahan terbuka tradisional. Pemulihan pasca-operasi cenderung lebih cepat dibandingkan pembedahan terbuka tradisional sehingga pasien dapat lebih cepat kembali beraktivitas normal.

    Penelitian telah menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan dalam tingkat penyembuhan antara nefrektomi parsial MIS dan nefrektomi radikal, di mana seluruh ginjal diangkat.

    Pencegahan kanker ginjal

    Karena penyebab kanker ginjal tetap menjadi misteri, tidak ada cara pasti untuk mencegahnya. Mempertahankan kontrol tekanan darah yang baik dan berhenti merokok dapat membantu menurunkan risiko kanker ginjal. Pola makan yang seimbang, olahraga teratur, dan cukup tidur juga merupakan langkah-langkah yang berpotensi membantu menurunkan risiko kanker besar.

    Informasi disediakan oleh Dr Poh Beow Kiong, Konsultan Ahli Urologi, Rumah Sakit Gleneagles.