• Gleneagles Singapore

Perawatan Kanker

  • Memahami Kanker Wanita

    Memahami Kanker Wanita

    Di Singapura, kanker merupakan pembunuh no. 1 dengan sekitar 37 orang terdiagnosis kanker setiap hari. Pada wanita, kanker yang paling umum meliputi kanker payudara, kanker kolorektal, kanker paru, kanker rahim, kanker ovarium and kanker serviks.

    Kabar baiknya adalah dengan diagnosis dan pengobatan dini, kanker dapat berhasil diobati. Mengetahui mengenai kanker-kanker ini dan melakukan diagnosis dini dapat membantu menyelamatkan hidup Anda. Pada halaman ini, kami menelaah kanker yang umum menyerang wanita, gejalanya yang umum dan pilihan pengobatan yang tersedia.

    Referensi: 

    1. Singapore Cancer Society http://www.singaporecancersociety.org.sg/learn-about-cancer/cancer-basics/common-types-of-cancer-in-singapore.html

  • Kanker Ovarium

    Kanker Ovarium

    Kanker ovarium berada di peringkat ke-5 sebagai kanker yang paling umum menyerang wanita di Singapura dan berada di peringkat ke-2 sebagai kanker saluran kelamin wanita yang paling umum. Kanker ovarium merujuk pada tumor bersifat kanker di dalam indung telur. Indung telur adalah tempat dimana telur berkembang dalam sistem reproduksi wanita.

    Sebagian besar kanker ovarium adalah epitelial, yaitu timbul dari permukaan indung telur. Jenis lainnya timbul dari sel telur (tumor sel benih) atau sel-sel pendukung (tumor tali seks/stroma).

    Faktor Risiko

    Faktor risiko kanker ovarium meliputi:

    • Kehamilan yang terlambat
    • Mulai haid pada usia dini
    • Menopause yang terlambat
    • Ketidaksuburan tanpa sebab yang jelas
    • Riwayat kanker dalam keluarga
    • Kecenderungan genetik seperti abnormalitas gen BRCA atau sindrom Lynch
    • Endometriosis

    Wanita yang tidak memiliki faktor risiko manapun di atas tetap dapat terkena kanker ovarium. Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

    Tanda-tanda & Gejala-gejala

    Kanker ovarium stadium dini biasanya tidak memperlihatkan gejala. Pada stadium lebih lanjut, gejala yang umum meliputi:

    • Bengkak atau rasa tidak nyaman pada perut
    • Kembung
    • Gangguan pencernaan yang terus-menerus
    • Mual
    • Perubahan buang air besar seperti misalnya sembelit
    • Hilangnya nafsu makan
    • Nyeri punggung

    Bila Anda mengalami gejala tersebut di atas, segeralah berkonsultasi dengan ginekolog. Diagnosis dini merupakan kunci bagi pengobatan dan penyembuhan yang berhasil. Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memahami risiko Anda untuk terkena kanker ovarium dan uji yang tepat bagi Anda.

    Diagnosis

    Ginekolog Anda akan memeriksa riwayat medis Anda dan melakukan pemeriksaan fisik pada daerah panggul. Uji diagnostik lebih lanjut dapat dilakukan untuk pemeriksaan lengkap, seperti misalnya:

    • Pemeriksaan darah, termasuk penanda tumor
    • Pemindaian ultrasonografi pada panggul
    • Pemindaian CT
    • Pemindaian MRI
    • Pemindaian PET-CT

    Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memahami lebih jauh.

    Pengobatan & Perawatan

    Pengobatan bervariasi tergantung pada kondisi dan tingkat keparahannya.

    Pengobatan andalan untuk kanker ovarium adalah operasi. Kasus-kasus yang lebih lanjut dapat membutuhkan pembuangan rahim, indung telur, omentum (lapisan lemak di atas usus) dan kelenjar getah bening secara total. Pada kasus-kasus tertentu, khususnya bila pasien masih muda dan ingin memiliki anak, dilakukan operasi konservatif. Operasi ini hanya membuang indung telur yang terkena, menjaga rahim dan indung telur lainnya untuk reproduksi. Untuk melakukan ini, penyakitnya harus masih berada pada stadium dini dengan kanke yang terbatas hanya pada indung telur saja.

    Kemoterapi mungkin dibutuhkan setelah operasi. Ini tergantung kepada jenis kanker ovarium dan stadium penyakitnya.

  • Kanker Rahim

    Kanker Rahim

    Rahim terletak di antara kandung kemih dan dubur seorang wanita, dan memilik 3 bagian: serviks, isthmus, dan fundus. Pada dasarnya 2 lapis jaringan menyusun rahim – endometrium (lapisan dalam) dan miometrium (otot rahim) – bersama dengan beberapa elemen jaringan lunak. Selama kehamilan, rahim berfungsi untuk menampung dan merawat janin yang sedang berkembang.

    Kanker rahim adalah kanker sistem reproduksi wanita yang paling umum terjadi. Kanker rahim bermula ketika terbentuk massa tumor sebagai akibat dari perubahan abnormal sel-sel rahim. Terdapat 2 jenis utama kanker rahim – adenokarsinoma (kanker endometrium) dan sarkoma. Adenokarsinoma terbentuk dari sel-sel dalam endometrium sementara sarkoma terbentuk dalam sel-sel otot. Tidak terlalu umum, kanker juga dapat terjadi dalam jaringan lunak pada rahim.

    Faktor Risiko

    Faktor risiko yang umum untuk terjadinya kanker rahim meliputi:

    • Wanita berusia di atas 50 tahun atau yang telah mengalami menopause
    • Obesitas
    • Riwayat kanker dalam keluarga
    • Diabetes
    • Adanya tumor atau sindrom ovarium seperti sindrom ovarium polikistik

    Wanita yang tidak memiliki faktor-faktor risiko tersebut di atas tetap dapat terkena kanker rahim. Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

    Tanda-tanda & Gejala-gejala

    Gejala umum kanker rahim meliputi:

    • Pendarahan vagina yang tidak teratur
    • Keputihan yang abnormal, khususnya bila mengandung darah
    • Tekanan atau nyeri pada daerah panggul

    Bila Anda mengalami gejala tersebut di atas, segeralah berkonsultasi dengan ginekolog. Diagnosis dini merupakan kunci bagi pengobatan dan penyembuhan yang berhasil. Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memahami risiko Anda terkena kanker rahim dan uji-uji yang tepat bagi Anda.

    Diagnosis

    Ginekolog Anda akan memeriksa riwayat medis Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Uji diagnostik berikut ini dapat dilakukan:

    • Pemeriksaan darah
    • Pemindaian ultrasonografi pada panggul dan lapisan dalam rahim (endometrium)
    • Pemindaian CT
    • Pemindaian MRI
    • Dilatasi dan kuretase/dilation and curettage (D&C)
    • Histeroskopi
    • Pemindaian PET-CT

    Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

    Pengobatan & Perawatan

    Dengan diagnosis yang tepat mengenai cakupan kanker rahim, ginekolog Anda akan menyusun rencana pengobatan lengkap yang sesuai untuk Anda. Tergantung pada tingkat keparahan kondisi, dapat dibutuhkan operasi bersama dengan kemoterapi dan radiasi. Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memahami lebih jauh.

  • Kanker Serviks

    Kanker Serviks

    Kanker serviks dapat menyerang semua wanita yang sedang atau pernah aktif secara seksual. Di Singapura, kanker serviks berada di peringkat ke-3 sebagai kanker saluran kelamin wanita yang paling umum. Kanker serviks terjadi di dalam serviks dan paling sering disebabkan oleh infeksi virus papilloma manusia/human papilloma virus (HPV), yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

    Faktor Risiko

    Faktor risiko kanker serviks yang umum meliputi:

    • Memilik banyak pasangan seksual
    • Mulai melakukan hubungan seksual pada usia dini
    • Merokok
    • Riwayat displasia serviks yang parah, khususnya bila tidak diobati

    Vaksin efektif melawan galur HPV yang bertanggung jawab terhadap hingga 85% dari semua kanker serviks. Subtipe HPV yang paling berbahaya adalah tipe 16 dan 18, dan sekarang tersedia vaksin yang efektif untuk melawan ke-2 subtipe ini. Pelajari lebih lanjut mengenai vaksinasi HPV.

    Wanita masih tetap perlu melakukan pap smears secara teratur bahkan setelah mendapatkan vaksinasi HPV. Pap smears dapat mendeteksi lesi pra-kanker pada serviks (displasia serviks), dan bila diobati dapat mencegah terjadinya kanker serviks.

    Tanda-tanda & Gejala-gejala

    Gejala umum kanker serviks meliputi:

    • Pendarahan vagina yang tidak teratur di antara haid
    • Keputihan yang abnormal, khususnya bisa mengandung darah
    • Pendarahan setelah berhubungan seksual
    • Nyeri pada punggung bagian bawah atau daerah panggul

    Bila Anda mengalami gejala-gejala di atas, segeralah berkonsultasi dengan ginekolog Anda. Diagnosis dini merupakan kunci bagi pengobatan dan penyembuhan yang berhasil. Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memahami risiko Anda terkena kanker serviks dan uji-uji yang tepat bagi Anda.

    Diagnosis

    Ginekolog Anda dapat melihat riwayat medis Anda dan melakukan pap smear. Uji diagnostik lebih lanjut dapat dilakukan untuk diagnosis yang akurat, seperti misalnya:

    • Biopsi
    • Kolposkopi
    • Prosedur eksisi listrik melingkar/loop electrical excision procedure (LEEP)

    Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memahami lebih jauh.

    Pengobatan & Perawatan

    Tergantung pada tingkat keparahan kondisi dan potensi rencana melahirkan anak, dokter Anda akan menentukan rencana pengobatan yang sesuai untuk Anda. Pilihan pengobatan meliputi

    • Operasi konservatif untuk menjaga kesuburan pada pasien stadium 1 awal – trakelektomi radikal dan pembuangan kelenjar getah bening
    • Histerektomi radikal dan pembuangan kelenjar getah bening panggul
    • Terapi radiasi
    • Kemoterapi
    • Radioterapi dan kemoterapi yang dilakukan bersama-sama

    Bicaralah dengan ginekolog Anda untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

  • Kanker Payudara

    Kanker Payudara

    Di Singapura, kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita. Kemungkinan seorang wanita di Singapira terkena kanker payudara adalah 1 berbanding 16, dengan peningkatan insidensi kasus baru yang dilaporkan tiap tahunnya. Wanita berusia 40 – 69 tahun berisiko paling tinggi untuk terkena kanker payudara. Namun, kanker payudara dapat dideteksi dini secara efektif. Bersanding dengan kemajuan dalam pembedahan dan pengobatan medis, kanker payudara dapat diobati dengan hasil kelangsungan hidup yang menjanjikan.

    Referensi: 

    Singapore Cancer Registry Interim Annual Report, Trends in Cancer Incidence in Singapore, 2010-2014, National Registry of Diseases Office (released 26 May 2015)

    Faktor Risiko

    Faktor risiko umum bagi kanker payudara meliputi:

    Faktor risiko yang tidak dapat diumodifikasi

    • Menjadi seorang wanita
    • Bertambahnya usia
    • Riwayat kanker dalam keluarga
    • Haid pertama pada usia dini (menarke) dan/atau menopause yang terlambat
    • Payudara yang lebih padat
    • Kondisi payudara proliferatif

    Faktor risiko yang dapat dimodifikasi

    • Tidak memiliki anak dan tidak menyusui
    • Kelebihan berat badan
    • Paparan radiasi
    • Mengkonsumsi alkohol atau merokok
    • Kurang terapi fisik
    • Penggunaan jangka panjang terapi penggantian hormon atau kontrasepsi oral

    Penggunaan jangka panjang terapi penggantian hormon atau kontrasepsi oral
    Skrining teratur seperti misalnya melakukan mamografi tahunan untuk membantu mendeteksi kanker payudara pada stadium dini. Diagnosis dini memperbaiki hasil kelangsungan hidup dan menyederhanakan rencana pengobatan. Bicaralah dengan dokter Anda untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

    Tanda-tanda & Gejala-gejala

    Gejala umum kanker payudara meliputi

    • Benjolan yang tidak nyeri pada payudara
    • Gatal atau ruam yang terus-menerus di sekitar puting
    • Keluar darah atau cairan yang tidak biasa dari puting
    • Kulit payudara membengkak atau menebal
    • Kulit payudara berlesung atau mengerut
    • Puting menjadi tertarik ke dalam atau masuk

    Dianjurkan bagi wanita berusia di bawah 40 tahun untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri tiap bulan untuk memeriksa adanya perubahan pada payudara. Bagi wanita berusia 40 tahun dan lebih, dianjurkan untuk melakukan mamografi sedikitnya setahun sekali. Bicaralah dengan dokter Anda untuk memahami lebih jauh.

    Diagnosis

    Dokter Anda akan memeriksa riwayat medis Anda dan melakukan pemeriksaan klinis. Uji diagnostik berikut ini dapat dilakukan untuk pemeriksaan lengkap:

    • Mamografi
    • Ultrasonografi
    • Pencitraan resonansi magnetik/magnetic resonance imaging (MRI)
    • Biopsi

    Pengobatan & Perawatan

    Pengobatan kanker payudara dan kemungkinan untuk sembuh tergantung pada subtipe kanker dan juga stadium serta sejauh mana kanker telah menyebar. Bagi sebagai besar kanker payudara stadium dini, intervensi bedah dianjurkan untuk pertama-tama membuang kanker dari tubuh dan untuk memeriksa bila kelenjar getah bening juga terkena.

    Di masa lalu, dilakukan mastektomi tradisional (pembuangan seluruh payudara). Dengan kemajuan teknik pembedahan, operasi onkoplastik atau rekonstruksi total kini dapat dilakukan dengan aman untuk mengoptimalkan pembuangan kanker serta restorasi citra diri pasien. Wanita tidak lagi harus kehilangan payudaranya akibat kanker payudara melalui operasi mutilasi.

    Untuk kasus-kasus yang lebih lanjut, kemoterapi dengan pengobatan yang ditargetkan kini dapat berhasil menurunkan stadium kanker sebelum operasi. Pengobatan seperti radioterapi mungkin juga dibutuhkan. Bicaralah dengan dokter Anda untuk memahami pilihan pengobatan yang tersedia.

    Dukungan Emosional

    Pengobatan kanker dapat memakan waktu lama dan perjalanan tersebut mungkin melelahkan. Penting untuk memperoleh dukungan emosional untuk membantu Anda melalui masa yang sulit ini.

    CanHOPE adalah penyedia layanan konseling dan dukungan kanker non-profit yang dimiliki oleh Gleneagles Hospital. Tim CanHope membantu pasien selama pengobatan kanker dengan memberikan konseling dan edukasi bagi mereka dan keluarganya. Tim tersebut memiliki ahli diet yang dapat merekomendasikan rencana diet bagi pasien untuk tetap sehat selama pengobatan, dan komunitas kelompok pendukung bagi pasien untuk memperoleh kekuatan dari satu sama lain. Staf di CanHOPE, berpengalaman bekerja sama dengan pasien-pasien kanker dan keluarganya, bertujuan untuk menginspirasikan harapan dan hal positif untuk membantu pasien mengatasi kanker. Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai kelompok pendukung dan program-program CanHOPE.

    Buat Janji Oncologists Kami