Kondisi Umum Penyebab Nyeri Tumit

Sumber: Shutterstock

Kondisi Umum Penyebab Nyeri Tumit

Terakhir diperbarui: Selasa, 17 November 2020 | 4 menit waktu membaca

Nyeri tumit adalah masalah kesehatan umum yang menyerang kaki dan pergelangan kaki. Tumit sakit memang dapat sembuh dengan istirahat yang cukup, tetapi orang-orang sering kali mengabaikan tanda-tanda awal nyeri tumit dan terus menjalani aktivitas yang dapat memperparah cedera.

Apa saja penyebab nyeri tumit?

Tumit adalah tulang terbesar di kaki dan rentan mengalami cedera akibat penggunaan berlebihan. Tingkat keparahan nyeri tumit bervariasi, mulai dari ringan hingga parah. Nyeri ini dapat terjadi akibat peradangan, trauma, atau penyakit sistemik (penyakit yang menyerang seluruh tubuh) seperti reumatik.

Artikel ini menjelaskan 2 kondisi umum yang sering kali menyebabkan nyeri tumit, yaitu plantar fasciitis dan tendonitis Achilles.

1. Plantar fasciitis

Plantar fasciitis
Plantar fasciitis merupakan peradangan pada plantar fascia, yaitu jaringan ikat tebal yang menghubungkan tumit dengan bagian depan kaki. Plantar fascia menopang lengkungan telapak kaki (arkus) dan menyerap tekanan. Ketika plantar fascia meradang atau robek, tekanan kuat pada kaki dapat menimbulkan rasa sakit yang tajam. Meskipun penyebab plantar fasciitis tidak diketahui secara pasti, beberapa kemungkinannya adalah pemakaian sepatu yang tidak tepat, tuntutan kerja yang berat, obesitas, olahraga lari, dan aspek mekanika kaki yang abnormal.

Gejala plantar fasciitis

Plantar fasciitis menyebabkan nyeri di bagian bawah tumit, yang menjalar ke lengkungan telapak kaki. Intensitas nyeri bervariasi, misalnya nyeri yang tajam atau rasa sakit yang menyebar ke area di sekitar tumit dan lengkungan telapak kaki. Gejala umum plantar fasciitis adalah nyeri seperti tertusuk saat Anda pertama kali melangkah di pagi hari. Nyeri biasanya berkurang seiring kaki digunakan sepanjang hari, tetapi dapat muncul kembali setelah Anda berdiri lama atau berdiri setelah duduk.

Siapa saja yang berisiko mengalami plantar fasciitis?

Meskipun penyebab plantar fasciitis tidak diketahui secara pasti, sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko terjadinya plantar fasciitis:

  • Usia – kondisi ini lebih umum terjadi pada kelompok usia 40–60 tahun
  • Telapak kaki datar, lengkungan telapak kaki naik, atau otot betis tegang
  • Obesitas – tekanan terhadap kaki bertambah akibat berat badan yang signifikan
  • Kondisi medis, seperti radang sendi
  • Olahraga yang berulang kali memberikan entakan pada plantar fascia, seperti lari
  • Berdiri dalam jangka waktu panjang
  • Pemakaian sepatu hak tinggi

2. Tendonitis Achilles

Tendonitis Achilles
Tendon Achilles adalah tendon (jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang) terbesar dan terkuat pada tubuh, yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit. Tendon Achilles berperan saat kita berjalan, berlari, dan melompat.

Tendonitis Achilles merupakan peradangan pada tendon Achilles. Kondisi ini dapat terjadi karena aktivitas yang memberikan tekanan berulang terhadap tendon, seperti bermain basket atau berlari. Penambahan frekuensi atau intensitas aktivitas olahraga secara tiba-tiba juga dapat mengakibatkan tendonitis Achilles. Kondisi lainnya yang dapat menyebabkan tendonitis Achilles adalah taji tulang, yaitu tulang yang menonjol akibat sejumlah kondisi, seperti peradangan dan penurunan fungsi (degenerasi)..

Gejala tendonitis Achilles

Salah satu gejala umum tendonitis Achilles adalah nyeri pada bagian belakang tumit yang memburuk saat Anda beraktivitas. Anda juga dapat merasakan nyeri hebat sehari setelah berolahraga. Beberapa gejala lainnya adalah pembengkakan di sepanjang tendon, nyeri tekan, atau ketegangan. Gejala ini dapat membaik dengan aktivitas ringan. Namun, tendonitis Achilles mungkin juga tidak menimbulkan tanda dan gejala apa pun.

Siapa saja yang berisiko mengalami tendonitis Achilles?

Tendonitis Achilles lebih umum terjadi pada pria daripada wanita. Faktor risiko terjadinya Achilles tendonitis, antara lain, usia lanjut, lengkungan telapak kaki datar akibat bawaan lahir, obesitas, dan otot betis tegang. Kondisi medis, seperti psoriasis atau tekanan darah tinggi, dan konsumsi obat tertentu, misalnya antibiotik, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya tendonitis Achilles.

Apa saja opsi yang tersedia untuk menangani nyeri tumit?

Metode perawatan konservatifnya meliputi istirahat, kompres es pada area nyeri, dan peregangan. Anda dapat mempertimbangkan fisioterapi untuk mengetahui olahraga yang tepat guna meregangkan area yang sakit dan memperkuat otot penopang. Night splint (bidai untuk malam hari) atau penyangga telapak kaki juga dapat disarankan untuk membantu pemulihan.

Jika langkah-langkah ini dirasa tidak berhasil, dokter dapat menyarankan suntik steroid atau terapi gelombang kejut. Terapi gelombang kejut adalah prosedur non-invasif menggunakan gelombang suara mekanik berenergi tinggi untuk diarahkan ke area nyeri dan menstimulasi penyembuhan. Pasien akan merasakan nyeri berkurang dan fungsionalitas area nyeri membaik setelah menjalani prosedur ini.

Bedah mungkin diperlukan jika nyeri terasa parah dan perawatan konservatif serta prosedur non-invasif tidak efektif.

Kapan perlu berkonsultasi ke dokter untuk menangani nyeri tumit?

Kunjungi dokter
Penyebab pasti nyeri tumit sulit diidentifikasi sebab beberapa kondisi memiliki gejala yang serupa dan tumpang tindih. Konsultasikan dengan dokter jika Anda mendapati salah satu gejala berikut:

  • Kesulitan berjalan
  • Nyeri tumit pada malam hari atau saat beristirahat
  • Nyeri tumit terus-menerus
  • Pembengkakan atau perubahan warna kaki
  • Tanda-tanda infeksi

Dengan penanganan yang segera, pemulihan akan lebih cepat dan komplikasi dapat dihindari sehingga Anda dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Foot problems - heel pain, retrieved on 02 November 2020 from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/foot-problems-heel-pain

Foot and Heel Pain, retrieved on 02 November 2020 from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/10060-heel-pain-common-causes-symptoms-and-treatments. (14 December 2017)

Plantar fasciitis, retrieved on 02 November 2020 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/plantar-fasciitis/symptoms-causes/syc-20354846.

Achilles Tendinitis, retrieved on 02 November 2020 from https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/achilles-tendinitis/.

Effectiveness and Safety of Shockwave Therapy in Tendinopathies, retrieved on 02 November 2020 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6029898/
Artikel Terkait
Lihat semua