Dr Kon Kam King Nicolas
Spesialis Bedah Saraf

Sumber: Getty Images
Spesialis Bedah Saraf
Kita semua kemungkinan besar pernah mengalami sakit kepala – beberapa dari kita bahkan sesekali mengalami migrain, atau sakit kepala tegang. Meskipun episode ini dapat berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari, terasa sangat menyakitkan, dan memengaruhi kehidupan sehari-hari, biasanya hal tersebut tidak menunjukkan masalah mendasar yang parah, seperti tumor otak.
Sering kali, sakit kepala yang disebabkan oleh tumor otak memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan jenis sakit kepala lainnya. Selain itu, pasien dengan tumor otak biasanya menunjukkan gejala yang lebih banyak daripada sekadar sakit kepala.
Tumor otak adalah pertumbuhan sel yang tidak normal di otak atau sistem saraf pusat. Sifat tumor otak bervariasi, mulai dari tumor jinak (non-kanker) yang tumbuh lambat dan kecil kemungkinannya untuk kambuh, hingga tumor ganas (kanker) yang dapat berkembang biak dengan cepat dan menyerang jaringan di sekitarnya.
Sakit kepala yang berasal dari tumor otak dapat muncul sebagai nyeri yang terus-menerus dan memburuk secara progresif.
Berbeda dengan sakit kepala tegang yang mungkin dipicu oleh stres, atau migrain yang mungkin dikaitkan dengan makanan atau suara tertentu, sakit kepala ini tidak memiliki pemicu yang sama. Nyeri tersebut juga memburuk dengan aktivitas yang meningkatkan tekanan di dalam kepala, seperti membungkuk, mengangkat benda berat, atau gerakan tiba-tiba.
Sering kali sakit kepala akibat tumor otak umumnya lebih parah saat bangun tidur di pagi hari dan mungkin membaik sepanjang hari. Hal ini dapat dikaitkan dengan posisi tubuh saat tidur yang mengakibatkan peningkatan tekanan di dalam otak, sehingga memicu rasa sakit yang lebih hebat saat terbangun.
Penting untuk dicatat bahwa sakit kepala tumor otak cenderung meningkat intensitasnya seiring waktu. Seiring tumbuhnya tumor, tekanan yang diberikan pada jaringan otak di sekitarnya menjadi lebih besar, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman yang semakin meningkat.
Terdapat beberapa perbedaan antara sakit kepala yang disebabkan oleh tumor otak dengan sakit kepala tegang atau migrain. Perbedaan ini dapat dikategorikan secara luas berdasarkan asal dan sifat nyeri, gejala penyerta, serta pemicu dan durasinya. Memahami perbedaan ini sangat penting agar Anda waspada kapan saatnya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Kami telah merangkum perbedaan paling relevan di antara ketiga jenis sakit kepala tersebut pada tabel di bawah ini.
| Pembeda Utama | Sakit kepala tumor otak | Migrain | Sakit kepala tegang |
|---|---|---|---|
| Lokasi nyeri | Nyeri terasa tidak terbatas pada area kepala tertentu, meskipun dokter bedah saraf dapat membantu menentukan lokasinya. | Nyeri sering kali terletak pada satu sisi kepala saja. | Nyeri sering dimulai di dahi, bagian belakang kepala, atau di sekitar leher. |
| Sifat nyeri | Awalnya tidak spesifik dan tumpul, namun dapat menjadi lebih parah dan terus-menerus seiring waktu. | - Nyeri berdenyut atau terasa seperti dipukul-pukul. - Dapat didahului oleh "aura" (semacam peringatan sensorik). |
- Sensasi tumpul dan pegal yang konstan. - Nyeri terasa seperti ikat kepala yang kencang di dahi atau belakang kepala. |
| Gejala penyerta | - Mual dan muntah (terutama di pagi hari) - Pandangan kabur atau ganda - Masalah keseimbangan - Kejang - Perubahan kepribadian atau perilaku - Kelemahan atau mati rasa pada bagian tubuh tertentu |
- Sensitif terhadap cahaya dan suara - Mual dan muntah - Kehilangan nafsu makan - Sakit perut atau nyeri lambung |
- Biasanya tidak disertai gejala lain, meski beberapa orang mungkin sensitif terhadap cahaya seperti migrain. |
| Pemicu | Biasanya memburuk dengan aktivitas yang meningkatkan tekanan di dalam kepala. | - Makanan tertentu - Alkohol - Stres - Perubahan pola tidur - Aroma tertentu |
- Stres - Kelelahan - Postur tubuh yang buruk |
| Durasi | Sering kali lebih buruk di pagi hari dan dapat berkurang sepanjang hari. Cenderung lebih sering dan parah seiring pertumbuhan tumor. | - Dapat berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa hari. - Terjadi dalam bentuk episode dan biasanya tidak konstan. |
Berlangsung antara 30 menit hingga seminggu. Dapat bertahan lebih lama pada kasus kronis. |
Untuk memahami jenis sakit kepala lainnya, kunjungi halaman kami di sini. Jika Anda tidak yakin dengan jenis sakit kepala yang Anda alami, konsultasikan dengan dokter Anda.
Tumor otak dapat menyebabkan berbagai gejala neurologis yang mencerminkan area otak yang terkena. Meskipun gejalanya bervariasi dalam sifat dan tingkat keparahan, ada beberapa tanda umum yang perlu diwaspadai, antara lain:
Anda dapat mempelajari gejala tumor otak lainnya di sini. Beruntung, tumor otak dapat diobati dengan pendekatan yang tepat.
Tumor otak diobati melalui pendekatan yang dipersonalisasi dan berpusat pada pasien. Rencana perawatan disusun berdasarkan jenis, ukuran, dan lokasi tumor, serta usia dan kesehatan pasien secara keseluruhan. Tujuan utamanya adalah mengendalikan atau mengangkat tumor secara efektif sambil mempertahankan jaringan otak sehat di sekitarnya.
Intervensi bedah adalah lini pertama pengobatan jika tumor memungkinkan untuk diangkat dengan aman. Dengan bantuan teknologi canggih seperti bedah invasif minimal, pencitraan waktu nyata (real-time imaging), dan sistem neuronavigasi, operasi yang presisi dapat dilakukan. Untuk beberapa pasien, bedah otak terjaga (awake brain surgery) dengan pemetaan otak juga dapat bermanfaat jika tumor mendekati jaringan otak yang vital.
Untuk tumor yang terletak di lokasi sulit atau tidak dapat diangkat sepenuhnya melalui pembedahan, radioterapi akan digunakan. Radioterapi menggunakan radiasi energi tinggi untuk membasmi sel tumor. Selain itu, obat kemoterapi sering digunakan bersamaan dengan pembedahan dan radioterapi untuk jenis tumor tertentu.
Pendekatan terbaru seperti imunoterapi dan terapi presisi juga menjadi bagian dari metode pengobatan. Imunoterapi bertujuan memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker, sedangkan terapi presisi menargetkan atribut biologis unik dari sel tumor tersebut.
Penting untuk diketahui bahwa ini bukanlah seluruh rangkaian pengobatan yang tersedia, dan pilihan perawatan yang tepat harus selalu dikonsultasikan dengan dokter Anda.
Meskipun kemungkinan sakit kepala Anda merupakan tanda tumor otak sangat kecil, jika Anda mengalami sakit kepala yang terus-menerus atau tidak biasa, sangat penting untuk mencari saran medis profesional dari dokter bedah saraf. Mereka akan mendiagnosis dan menangani kondisi Anda dengan merancang rencana perawatan yang menyeluruh serta memberikan dukungan yang konsisten selama masa pemulihan.
Terkait otak dan sistem saraf Anda, bahkan gejala kecil pun bisa terasa sangat membebani. Di Mount Elizabeth Hospital, Anda tidak perlu menghadapinya sendirian. Ahli bedah saraf kami yang berpengalaman siap mendengarkan, menilai, dan memandu Anda menuju perawatan yang tepat—membantu Anda mengendalikan kesehatan Anda dengan percaya diri.
Temukan spesialis