• Gleneagles Singapore

Tinnitus

  • Apakah yang dimaksudkan dengan Tinitus itu?

    Tinitus merujuk ke dengingan atau kebisingan pada satu atau kedua telinga yang bukan disebabkan oleh suara dari luar. Ini hanya mempengaruhi orang yang mendengar bunyi/suara itu. Tinitus sering merupakan gejala sampingan dari penyakit lain, seperti presbikusis (kehilangan pendengaran yang disebabkan oleh usia lanjut) atau trauma telinga.

    Tinitus adalah masalah umum yang mempengaruhi sekitar 20% orang dewasa. Tinitus dapat berkisar dari lengkingan suara menderu yang rendah hingga pekikan yang tinggi. Walaupun ini dapat menjengkelkan, namun tinnitus bukan masalah serius dan dapat diterapi.

  • Tinitus pada umumnya disebabkan oleh kehilangan pendengaran, yang dapat diakibatkan oleh penuaan normal atau trauma pada koklea. Telah dikemukakan, bahwa akibat koklea tidak lagi mengirimkan impulsi normal ke otak, kemudian otak mengembangkan suaranya sendiri untuk mengimbangi kekurangan sinyal suara normal.

    Sebagian besar tinnitus terjadi akibat:

    • Kerusakan pada saraf pendengaran di bagian dalam telinga, yang bertanggung jawab atas pendengaran akut.
    • Pemaparan secara berlebihan terhadap suara bising yang keras dari klub dan konser, atau dari perangkat musik portabel, yang dapat menyebabkan tinnitus sementara atau permanen. Hal ini dianggap sebagai penyebab utama tinnitus pada orang usia muda, dan sering kali dapat menyebabkan kerusakan pendengaran.
    • Kondisi medis lainnya meliputi penyakit meniere, gangguan sirkulasi, kanker, diabetes, tiroid yang aktif secara berlebihan, cedera kepala dan leher, serta alergi.
    • Kondisi yang mendasarinya meliputi infeksi telinga di bagian tengah, lubang pada gendang telinga, atau penumpukan cairan di bagian tengah telinga.
  • Orang yang menderita tinnitus sering mengeluhkan gejala berikut ini:

    • Pusing
    • Hilangnya pendengaran
    • Suara berdenging, menderu, atau mendengung di satu atau kedua telinga.
  • Terdapat terapi berbeda yang tersedia untuk tinitus. Dokter THT harus memeriksa kondisi Anda untuk menentukan penyebab yang mendasarinya, serta menyarankan terapi yang paling sesuai bagi Anda.terapi ini dapat meliputi:

    • Pengobatan untuk memperbaiki sirkulasi darah ke koklea, dan terapi depresi yang terkait. Ini dapat meliputi obat antibiotik, antidepresan, aspirin dan anti-peradangan.
    • Ketenangan pikiran, yang apabila dirasa cukup maka tidak diperlukan terapi tambahan.
    • Latihan relaksasi untuk mengatur otot dan sirkulasi seluruh tubuh.
    • Penggunaan alat bantu dengar yang dapat menolong mengurangi tinitus sewaktu mengenakan alat bantu dengar tersebut.
    • Menggunakan suara lainnya sebagai pembanding, seperti jam yang berdetak, atau air yang mengalir untuk menutupi bunyi yang berdenging.
  • Spesialis Kami

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan