• Gleneagles Singapore

Serangan Jantung

  • Apakah Serangan Jantung itu?

    Serangan Jantung (secara medis dikenal sebagai Myocardial Infarction) terjadi apabila aliran darah ke jantung berkurang atau terhalang. Penghalangan ini terjadi akibat penimbunan endapan lemak di dinding arteri yang memasok darah ke jantung dan menyebabkan pasokan oksigen menjadi buruk ke otot jantung. Jika aliran darah tidak segera dipulihkan, jaringan jantung yang terpengaruh akan mati.

    Sebagian pasien mengalami nyeri dada ketika terjadi serangan jantung, tetapi sebagian lainnya tidak mengemukakan gejala apa pun. Sangatlah penting untuk mengenali tanda peringatan Serangan Jantung, karena ini pada umumnya dapat dicegah. Serangan Jantung adalah penyebab utama kematian nomor 2 di Singapura setelah kanker, dan penyebab utama kematian di sebagian belahan dunia.

  • Penyebab Serangan Jantung yang paling umum adalah penyempitan satu atau beberapa arteri yang memasok darah ke jantung. Ini akibat penimbunan endapan kolesterol di dinding arteri (suatu proses yang dikenal sebagai Aterosklerosis). Hal ini membatasi aliran darah ke otot jantung, sehingga membahayakan pasokan oksigen.

    Terdapat faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi, yang terkait dengan serangan jantung.

    • Faktor risiko yang dapat dimodifikasi:
      1. Faktor gaya hidup, seperti merokok, kurang berolahraga dan pola makan yang tidak sehat.
      2. Kondisi yang dapat dirawat, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan diabetes.
    • Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi:
      1. Usia, riwayat keluarga yang menderita penyakit ini, etnis, jenis kelamin (pria 3 hingga 5 kali lebih mudah terkena serangan jantung daripada wanita).
      2. Menopause (kehilangan estrogen alami meningkatkan risiko penyakit jantung pada wanita).
  • Jika Anda mengalami Serangan Jantung, sebaiknya ke dokter jika memiliki salah satu gejala berikut ini:

    • Tubuh terasa dingin dan berkeringat
    • Kulit terasa dingin dan berkeringat
    • Pusing
    • Mual
    • Rasa nyeri menyebar dari dada ke leher, lengan, bahu, atau rahang.
    • Nyeri dada di bagian tengah yang berlangsung lama dan parah (dada terasa berat dan seakan remuk).
    • Napas tersengal-sengal
    • Denyut nadi lemah
  • Tujuan terapi adalah untuk segera membuka penyumbat arteri yang terpengaruh untuk meminimalkan tingkat kerusakan pada otot jantung. Dokter akan mengevaluasi keparahan kondisi Anda dan melakukan cara paling efektif untuk membuka sumbatan arteri. Terapi ini dapat meliputi:

    • Prosedur operasi yang disebut Angioplasti Koroner, yaitu memasukkan balon kecil atau stent ke dalam arteri yang tersumbat untuk membantu membukanya kembali dan memulihkan aliran darah.
    • Rehabilitasi jantung: Program yang ditujukan untuk membantu Anda memperoleh jantung yang lebih sehat setelah serangan jantung dengan berupaya meniadakan faktor risiko.
    • Pengobatan:
      1. Anti-koagulan untuk mengencerkan gumpalan darah.
      2. Untuk mengurangi risiko serangan jantung lainnya.
      3. Untuk meredakan nyeri dada.
      4. Untuk mengontrol diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
    • Aritmia, atau detak jantung abnormal.
    • Cardiogenic shock, yang serupa dengan jantung pecah, tetapi lebih serius.
    • Kerusakan pada katup jantung.
    • Gagal jantung, menyebabkan jantung tidak mampu memompakan darah secara efektif ke seluruh tubuh.
    • Jantung pecah, yaitu, otot, katup dan dinding jantung, terbelah.
  • Spesialis Kami

    Ada 24 SpesialisLihat Semua

    Ada 24 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan