• Gleneagles Singapore

Osteoporosis

  • Apakah Osteoporosis itu?

    Osteoporosis adalah kondisi tulang yang terjadi apabila tulang kehilangan kekuatannya dan ketebalannya, akibat kehilangan mineral, seperti kalsium, pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang dapat digantikan oleh tubuh. Tulang, khususnya di bagian panggul, tulang belakang dan pergelangan tangan menjadi kurang padat, lebih rapuh dan lebih mudah patah.

    Tulang adalah jaringan hidup yang secara terus-menerus mengalami kepatahan dan diganti. Pada usia muda, lebih banyak tulang yang dibuat daripada yang patah, oleh karena itu setiap keropos tulang secara cepat diganti. Pertumbuhan tulang dirampungkan pada sekitar usia 30 tahun, dan karena itu, semakin kita tua, semakin banyak tulang yang keropos daripada yang dapat digantikan oleh tubuh.

  • Terdapat banyak faktor risiko yang ikut berkontribusi pada pengembangan Osteoporosis.

    • Non-modifiable (Tidak dapat dimodifikasi), misalnya:
      1. Riwayat keluarga yang kuat mengenai penyakit ini.
      2. Jenis kelamin. Risiko pada wanita meningkat pada sekitar usia menopause, karena laju peningkatan keropos tulang dan kadar estrogen tubuh menurun. Risiko mereka juga meningkat jika menjalani histerektomi (pengangkatan rahim melalui operasi) sebelum usia 45 tahun.
      3. Suku bangsa (Kaukasia dan Asia)
    • Faktor risiko yang dapat dimodifikasi mencakup:
      1. Gizi yang kekurangan vitamin D dan kalsium, dan kekurangan berat bedan.
      2. Cedera tulang yang sebelumnya dialami, imobilitas jangka panjang, pengobatan dan penyakit (seperti penyakit ginjal, hati, dan tiroid) dapat juga menyebabkan Anda mudah terkena osteoporosis.
  • Osteoporosis mungkin tidak menyebabkan gejala tertentu, sehingga dikenal sebagai “silent disease” (penyakit diam).

    Penyakit ini sering tidak terdeteksi sampai mencapai stadium lanjut. Gejala stadium lanjut ini mencakup:

    • Nyeri punggung
    • Tinggi tubuh lambat laun menyusut.
    • Keretakan panggul, tulang belakang dan pergelangan tangan.
  • Terdapat terapi osteoporosis yang berhasil, yang ditujukan untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko keretakan tulang Anda. Dokter akan menyarankan terapi yang terbaik bagi Anda, dan ini mencakup:

    • Bisphosphonates – Menambah kepadatan tulang dan menguatkannya dengan cara memperbaiki tulang yang lemah. Terapi ini berguna dalam menangani osteoporosis pada wanita pasca menopause.
    • Suplemen Kalsium dan vitamin D – Biasanya diberikan dengan obat osteoporosis khusus untuk memastikan tubuh memiliki kadar kalsium dan vitamin D yang memadai untuk memaksimalkan manfaat obat yang diresepkan.
    • Pola makan sehat
    • Olahraga yang aman secara teratur
    • Selective Oestrogen Receptor Modulators (SERMS) Obat yang menirukan fungsi oestrogen dan karena itu menghilangkan efek kadar oestrogen rendah yang menyebabkan keropos tulang. Terapi ini ditargetkan dalam menangani osteoporosis pada wanita pasca menopause.
    • Keretakan tulang, khususnya pada pergelangan tangan, panggul, pelvis dan punggung.
    • Disabilitas dan tidak dapat mandiri akibat patah tulang.
  • Spesialis Kami

    Ada 8 SpesialisLihat Semua

    Ada 8 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan