• Gleneagles Singapore

Stroke

  • Apakah Stroke itu?

    Stroke terjadi apabila pasokan darah ke otak terganggu. Arteri otak (pembuluh darah) yang membawa darah yang kaya oksigen ke otak menjadi tersumbat. Ini merusak bagian otak yang dialiri oleh arteri ini. Tanda-tanda Stroke bervariasi, tergantung lokasi dan besarnya area otak yang terpengaruh. Pada Serangan Iskemik Transien (TIA), yang dikenal sebagai Ministroke, gejalanya dapat bertahan hingga 24 jam.

    Terdapat 2 jenis Stroke yang umum:

    • Stroke Iskemik terjadi apabila arteri yang memasok darah ke otak tersumbat akibat penumpukan endapan kolesterol yang disebut bercak (plaque), di dinding arteri. Bercak-bercak ini dapat pecah dan menyebabkan pembentukan gumpalan. Selanjutnya, gumpalan tersebut menghambat aliran darah ke otak.
    • Stroke Perdarahan terjadi apabila arteri dalam otak pecah akibat tekanan darah tinggi dan Aneurisme Otak (gelembung seperti balon di dinding arteri).
  • Stroke Iskemik terjadi apabila arteri yang memasok darah ke otak tersumbat akibat penumpukan endapan lemak kolesterol yang dikenal sebagai bercak (plaque), di dinding arteri. Bercak-bercak ini menyebabkan penyempitan arteri, dan dapat juga pecah serta menyebabkan pembentukan gumpalan darah. Ini dapat menghambat aliran darah ke otak.

    Stroke Perdarahan terjadi apabila arteri dalam otak pecah akibat tekanan darah tinggi dan Aneurisme Otak (gelembung seperti balon di dinding arteri). Terjadi pendarahan dari arteri di dalam otak itu sendiri.

    Terdapat penyebab yang berbeda-beda, yang meningkatkan risiko Stroke. Risiko menderita Stroke meningkat jika Anda merokok dan usia semakin bertambah. Kondisi lain termasuk Tekanan Darah Tinggi, Level Kolesterol yang Tinggi, dan Diabetes Mellitus, meningkatkan risiko Stroke. Risiko Stroke juga meningkat jika ada komplikasi jantung, termasuk detak jantung yang tidak beraturan, serangan jantung yang dialami baru-baru ini, dan Stroke atau TIA sebelumnya.

  • Anda dapat mengalami salah satu yang berikut ini:

    • Sulit berbicara
    • Sulit menelan
    • Kehilangan keseimbangan atau kemampuan koordinasi
    • Kehilangan kesadaran
    • Kehilangan daya ingat atau konsentrasi
    • Kehilangan penglihatan atau penglihatan buram
    • Pusing yang parah secara tiba-tiba
    • Sakit kepala yang parah secara tiba-tiba
    • Tiba-tiba merasa lemas dan/atau mati rasa pada satu sisi tubuh
  • Dokter Anda akan mengevaluasi kondisi Anda dan menyarankan perawatan yang terbaik bagi Anda, tergantung jenis stroke yang Anda alami:

    • Pengencer Darah (misalnya, Aspirin) untuk membantu aliran darah pada pasien yang terkena Stroke Iskemik dan mengurangi risiko stroke kedua
    • Pembedahan Endarterektomi Karotid untuk mengangkat arteri leher yang menyempit secara parah di otak untuk mengurangi risiko stroke lainnya
    • Perubahan Pengobatan dan Pola Makan untuk mengendalikan tekanan darah, level kolesterol dan level gula darah
    • Perawatan Rehabilitasi untuk membantu pasien stroke melanjutkan kembali aktivitas sehari-hari secara mandiri melalui program fisioterapi dan terapi bicara secara perorangan
    • Pembedahan untuk merawat Stroke Perdarahan
  • Spesialis Kami

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan