• Gleneagles Singapore

Kanker Kolorektal

  • Apakah Kanker Kolorektal itu?

    Kanker kolorektal adalah pertumbuhan yang abnormal dalam kolon atau rektum (usus). Kolon adalah bagian terpanjang dari usus besar, dan rektum adalah saluran yang menghubungkan kolon ke anus. Kebanyakan kanker kolorektal berawal dari polip (massa jinak atau non-kanker pada lapisan kolon atau rektum) yang berkembang menjadi massa abnormal (kanker). Deteksi dini polip dapat mendeteksi kanker kolorektal.

  • Penyebab kanker kolorektal tidak diketahui, tetapi Anda mungkin berisiko jika:

    • Usia Anda di atas 50 tahun
    • Memiliki polip kolorektal
    • Memiliki anggota keluarga yang terkena kanker kolorektal
    • Pernah mengalami kanker sebelumnya, seperti kanker kolorektal, dan, bagi wanita, kanker indung telur, rahim, atau payudara.
    • Memiliki tukak lambung atau penyakit Crohn (peradangan kolon).
    • Merokok atau makan makanan yang sangat berlemak dan asupan buah-buahan serta sayuran yang rendah.
  • Gejala kanker kolorektal mencakup:

    • Perubahan kebiasaan buang air besar (diare atau konstipasi).
    • Merasa mual atau muntah-muntah.
    • Merasa bahwa BAB Anda belum tuntas sepenuhnya.
    • Merasa letih setiap saat.
    • Terdapat bercak darah (baik merah menyala atau sangat pekat) dalam tinja Anda.
    • Tinja Anda lebih kecil daripada biasanya.
    • Sering mengalami sakit saat buang gas atau keram, atau merasa sebah atau perut kembung.
    • Berat badan menyusut tanpa diketahui penyebabnya.

    Masalah kesehatan lainnya dapat juga menyebabkan gejala-gejala ini, tetapi sebaiknya Anda memeriksakan diri  ke dokter jika mengalami gejala ini.

  • Kemungkinan Anda harus menjalani pembedahan untuk mengangkat tumor. Pembedahan ini bisa berupa:

    • Kolostomi (sebuah lubang pada bagian luar tubuh Anda untuk mengalirkan kotoran). Satu kantung ditempatkan pada lubang ini untuk mengumpulkan kotoran.
    • Pembedahan Lokal (Tertutup), dilakukan dengan laparoskopi (pembedahan lubang kunci).
    • Pembedahan Terbuka untuk mengangkat kanker dan sebagian jaringan kolon serta nodus limfe (getah bening) di sekitarnya.

    Terapi lainnya yang mungkin diberikan sebelum, atau sesudah pembedahan mencakup:

    • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
    • Terapi radiasi (sinar-X energi tinggi).
    • Terapi yang Ditargetkan untuk memblokir pertumbuhan kanker.
  • Spesialis Kami

    Ada 16 SpesialisLihat Semua

    Ada 16 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan