• Gleneagles Singapore

Penyakit Refluks Gastro-Esofagus

  • Apakah yang dimaksudkan dengan Penyakit Refluks Gastroesofageal
    (GERD) itu?

    Penyakit Refluks Gastroesofageal adalah penyakit gangguan pencernaan kronis. Ini terjadi apabila asam dari perut mengalir kembali (refluks) ke dalam esofagus (saluran makanan). Refluks ini mengiritasi, dan kadang dapat merusak lapisan esofagus. Ini juga dapat mencapai pita suara, atau bahkan mengalir kembali ke dalam paru-paru.

  • Tidak ada penyebab tunggal Penyakit Refluks Gastroesofageal yang teridentifikasi. Penyakit Refluks Gastroesofageal biasanya terjadi apabila katup otot antara perut dan esofagus, yang dikenal sebagai otot lingkar esofagus bagian bawah, menjadi lemah atau rusak. Inilah yang menyebabkan asam perut mengalir kembali ke dalam esofagus.

    Terdapat berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan serangan GERD, dan ini mencakup:

    • Penyakit tertentu (zollinger-ellison syndrome, scleroderma).
    • Peningkatan produksi gastrin, suatu hormon yang mengatur pelepasan asam perut.
    • Obesitas
    • Kehamilan
    • Merokok
    • Penggunaan obat tertentu
  • Gejala Penyakit Refluks Gastroesofageal yang paling umum adalah rasa seakan dada terbakar yang menyebar dari perut ke tenggorokan. Kemungkinan gejala Penyakit Refluks Gastroesofageal lainnya mencakup:

    • Rasa pahit di mulut (regurgitasi asam).
    • Perut kembung.
    • Bersendawa.
    • Merasa seakan ada benjolan di tenggorokan.
    • Suara parau.
    • Sakit dan sulit menelan.
    • Rasa nyeri dan tidak nyaman di dada.
    • Batuk yang tidak kunjung sembuh
    • Tenggorokan perih yang terus berlanjut.

     

  • Terdapat beberapa opsi terapi berbeda yang tersedia untuk Penyakit Refluks Gastroesofageal, yang bergantung pada tingkat keparahan kondisinya. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda dan menyarankan terapi yang paling sesuai bagi Anda:

    • Perubahan gaya hidup untuk terapi gejala Penyakit Refluks Gastroesofageal ringan, dan ini mencakup:
      • Menghindari makan terlambat.
      • Menghindari makanan yang menginduksi refluks asam Anda.
      • Makan makanan dengan porsi yang lebih kecil.
      • Menjaga berat badan yang sehat.
      • Berhenti merokok.
      • Meninggikan bagian kepala pada pada saat tidur
      • Mengenakan pakaian yang nyaman untuk menghindari tekanan pada perut.
    • Obat resep untuk gejala sedang hingga parah, jika perubahan gaya hidup gagal mengurangi gejala.
    • Barrett’s Oesophagus, yang dicirikan oleh Penyakit Refluks Gastroesofageal yang berlangsung lama dan meningkatkan risiko Kanker Esofageal.
    • Peradangan pita suara.
    • Kerusakan paru-paru, termasuk Fibrosis Paru dan bronkiektasis
    • Stricture (penyumbatan) esofagus disebabkan oleh jaringan parut yang berkembang akibat sakit maag yang kembali kambuh.
    • Sakit maag dalam esofagus disebabkan oleh pembakaran dari asam perut.
  • Spesialis Kami

    Ada 16 SpesialisLihat Semua

    Ada 16 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan