• Gleneagles Singapore

Disfungsi Ereksi

  • Apakah yang dimaksudkan dengan Disfungsi Ereksi itu?

    Disfungsi Ereksi [Erectile Dysfunction (ED)] mengacu ke ketidakmampuan pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup lama untuk hubungan seksual. Ereksi didorong oleh impulsi otak yang menstimulasi aliran pembuluh darah dan relaksasi otot dalam penis. Disfungsi Ereksi adalah masalah, bukan penyakit, dan sebagian besar pria mengalami masalah tersebut pada suatu tahap dalam hidup mereka, paling sering saat usia 40-an tahun.

  • ED dapat disebabkan oleh faktor fisik dan psikologis.

    Faktor fisik mencakup:

    • Resep obat tertentu, seperti obat tekanan darah dan antidepressant
    • Penyakit kronis seperti penyakit diabetes, kardiovaskuler (terkait jantung), hipertensi, kerusakan saraf dan multiple sclerosis. Semua penyakit ini dapat mempengaruhi saraf dan aliran darah ke penis.
    • Tingkat testosteron yang rendah, dan saraf yang cedera atau rusak, serta arteri dekat penis (akibat pembedahan pelvis).
    • Gaya hidup yang buruk, yang mencakup kebiasaan merokok, konsumsi alkohol yang berlebihan, penyalahgunaan obat, tidak ada aktivitas fisik, dan berat badan yang berlebihan.

    Faktor psikologis mencakup:

    • Takut gagal dalam hubungan seksual.
    • Perasaan bersalah.
    • Rasa rendah diri.
    • Pengalaman seksual sebelumnya yang traumatis.
    • Stress, kegelisahan, dan depresi.

    Prevalensi ED meningkat seiring bertambahnya usia, dari 5% pada pria berusia 45 tahun hingga 50% pada pria berusia di atas 75 tahun.

  • Terdapat opsi perawatan berbeda yang tersedia untuk ED. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda dan menyarankan perawatan yang paling sesuai bagi Anda, tergantung pada penyebab ED Anda dan kesehatan umum Anda. Perawatan mencakup:

    • External Suction Devices – digunakan untuk menarik darah ke dalam penis agar dapat memperoleh dan mempertahankan ereksi untuk hubungan seksual.
    • Terapi Suntikan – pilihan kedua perawatan jika pengobatan oral tidak berhasil. Pasien dapat menyuntikkan sendiri obatnya (prostaglandin E1) ke dalam poros penis untuk mencapai ereksi.
    • Pengobatan Oral – biasanya pilihan pertama perawatan untuk ED dan efektif pada sekitar 80% pasien (nama merek seperti Viagra, Levitra, atau Cialis). Namun demikian, semua ini mungkin tidak sesuai untuk semua orang, karena mereka dapat berinteraksi dengan sebagian obat resep yang mungkin Anda minum.
    • Penile Prosthesis (implant) – dari segi pembedahan, sesuai bagi sebagian pasien untuk membuat ereksi artifisial
  • ED bisa jadi merupakan indikasi dari beragam penyakit yang mendasarinya, termasuk:

    • Diabetes dini.
    • Penyakit jantung.
    • Penyakit neurovaskuler.

    Serangan jantung atau stroke dapat berkembang setelah minum obat untuk merawat ED.

  • Spesialis Kami

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan