Transplantasi Hati dengan Donor Hidup

Apa itu transplantasi hati dengan donor hidup (LDLT)?

Transplantasi hati dengan donor hidup (LDLT) adalah prosedur penting yang dapat menyelamatkan nyawa pasien penderita sirosis hati terdekompensasi, gagal hati akut, dan karsinoma hepatoseluler (KHS) (kanker hati).

Prosedur ini dapat dilakukan pada pasien dengan penyakit hati stadium akhir, tanpa memandang penyebab awal penyakit tersebut. Calon resipien dipilih secara cermat dan harus memenuhi kriteria yang ketat.

LDLT memiliki banyak manfaat melalui transplantasi hati kadaver:

  • Bedah dapat dijadwalkan setelah kondisi resipien dioptimalkan.
  • Kualitas cangkok hati lebih baik karena diberikan oleh donor sehat, dengan waktu iskemik dingin yang lebih pendek (waktu saat hati yang didonorkan tidak teraliri darah).
  • Waktu tunggu LDLT lebih pendek dibandingkan transplantasi hati kadaver, yang sangat penting bagi pasien dengan penyakit hati yang berkembang cepat atau penurunan fungsi hati, atau keduanya.

Cara kerjanya

Pada LDLT, donor sehat menyumbangkan bagian hatinya yang sehat untuk menggantikan hati resipien yang rusak.

Hati transplantasi maupun bagian hati yang tersisa pada donor dapat berkembang kembali dengan cepat. Meski 70% bagian hati diangkat, hati akan beregenerasi hingga kembali berfungsi 100% dalam 4 – 6 minggu.

Persyaratan transplantasi hati dengan donor hidup

Donor hidup yang sesuai harus memenuhi syarat berikut:

  • Berusia 18 – 60 tahun
  • Memiliki berat badan ideal, sehat secara fisik dan psikologis
  • Memiliki golongan darah yang sesuai dengan pasien
  • Memiliki hati dan ginjal yang sehat dan berfungsi dengan baik
  • Bersedia dan siap menjalani seluruh proses transplantasi hati dengan donor hidup termasuk evaluasi pra-donasi, bedah, dan pemulihan

Mengapa LDLT diperlukan?

LDLT biasanya digunakan untuk menangani:

  • Pasien dengan penyakit hati stadium akhir.
  • Sirosis hati terdekompensasi (luka parut hati) pada orang dewasa. Sirosis hati umumnya disebabkan oleh hepatitis B dan C, konsumsi alkohol kronis, penyakit hati autoimun, dan penumpukan lemak di hati.
  • Atresia empedu pada anak-anak, disebabkan oleh terganggu atau tersumbatnya saluran empedu, yaitu saluran yang mengeluarkan cairan empedu dari hati ke kantong empedu. Cairan empedu yang menumpuk akan merusak jaringan hati, dan pada akhirnya, menyebabkan sirosis.

Penyebab lain LDLT meliputi:

  • Kanker hati
  • Tumor hati jinak
  • Penyakit hati turunan

Siapa saja yang tidak boleh menjalani LDLT?

Transplantasi hati direkomendasikan hanya jika risiko kematian akibat penyakit hati lebih besar dibandingkan risiko jangka panjang yang langsung terasa dari transplantasi hati. Anda mungkin tidak cocok menerima transplantasi hati jika menderita:

  • Infeksi aktif
  • Kanker selain di hati
  • Kecanduan alkohol atau narkoba

Dokter akan menyampaikan layak tidaknya kondisi Anda untuk menerima transplantasi hati dengan donor hidup.

Apa saja risiko LDLT?

Bedah transplantasi hati memiliki risiko komplikasi seperti:

  • Komplikasi saluran empedu, termasuk kebocoran saluran empedu atau penyempitan saluran empedu
  • Perdarahan
  • Penggumpalan darah
  • Kegagalan hati yang didonorkan
  • Infeksi
  • Penolakan hati yang didonorkan

Komplikasi jangka panjang juga dapat meliputi kambuhnya penyakit hati pada hati yang ditransplantasi.

Meski prosedur ini seringnya dapat menyelamatkan nyawa resipien, tindakan menyumbangkan bagian hati juga memiliki risiko tertentu bagi pendonor. Beberapa komplikasi ringan yang jarang terjadi pada pendonor meliputi:

  • Hernia pada lokasi sayatan
  • Kebas berkepanjangan
  • Infeksi luka

Komplikasi parah sangat jarang terjadi dan spesialis bedah akan menjelaskannya secara mendetail sebelum pembedahan.

Mengapa memilih Gleneagles Hospital?

Gleneagles Hospital adalah rumah sakit swasta di Singapura yang memiliki tim spesialis gastroenterologi, ahli bedah, perawat, dan tenaga penunjang medis yang berpengalaman dalam menangani penyakit hepatopankreatobilier (HPB), termasuk penyakit hati.

Tim multidisiplin kami menyediakan perawatan khusus dan beragam untuk pasien HPB dan transplantasi. Tim medis dan perawat dilatih khusus untuk merawat pasien HPB dan transplantasi, baik dewasa maupun anak-anak. Selain itu, koordinator transplantasi siap membantu dan membimbing pasien transplantasi serta keluarganya menjalani proses transplantasi, mulai dari evaluasi pra-transplantasi hingga rawat jalan pasca-operasi.

Spesialis gastroenterologi dan dokter bedah umum kami

Tim spesialis gastroenterologi dan dokter bedah umum Gleneagles Hospital berpengalaman dalam menangani berbagai penyakit hepatopankreatobilier (HPB), termasuk kondisi dan penyakit hati yang kompleks.

Jika Anda memerlukan transplantasi hati dengan donor hidup, tim spesialis dari berbagai disiplin ilmu termasuk spesialis onkologi, spesialis bedah transplantasi, dokter bedah umum, dan spesialis perawatan intensif kami siap memberikan perawatan dan pemulihan yang menyeluruh.

 Pria
 Wanita
0 ITEM
Halaman ini telah ditinjau oleh peninjau konten medis kami.

Perlu bantuan?


Untuk mengajukan pertanyaan, hubungi
+65 6575 7575

Untuk membuat janji temu, hubungi kami via WhatsApp di nomor
+65 8111 9777