2.FEB.2018 7 MNT DIBACA | 7 MNT DIBACA

Para ahli dari Rumah Sakit Mount Elizabeth memaparkan 8 mitos umum tentang kesehatan wanita.

Mitos 1: Penyakit jantung paling banyak dialami oleh laki-laki

Banyak orang meyakini bahwa penyakit jantung adalah ‘penyakit laki-laki’, sebagaimana halnya kanker payudara adalah ‘penyakit wanita’. Namun, kenyataannya, penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian dan disabilitas wanita di seluruh dunia.

“Di antara usia 45 – 64 tahun, 1 dari 9 wanita menunjukkan gejala-gejala sebagian penyakit kardiovaskular,” urai Dr Ooi Yau Wei, dokter spesialis kardiologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena. “Setelah usia 65 tahun, angka tersebut menjadi 1 dari 3 wanita, berdasarkan Pusat Statistik Kesehatan Nasional AS.”

Angka ini menakutkan, tetapi perlu diketahui bahwa penyakit jantung sering kali dapat dicegah melalui:

  • Olahraga secara teratur
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Tidak merokok
  • Mengonsumsi pola makan bergizi dan seimbang

Menurut Dr. Ooi, gejala penyakit jantung meliputi dada terasa sesak atau berat pada dinding dada, rahang terasa tidak nyaman, sesak napas, palpitasi jantung, serta semakin mudah lelah dan pening saat melakukan aktivitas fisik.

Rata-rata, wanita berusia sekitar 10 tahun lebih tua dibandingkan laki-laki saat mereka pertama kali didiagnosis dengan penyakit jantung. Risiko terkena serangan jantung juga meningkat setelah menopause. Namun, pada usia berapa pun, Anda harus belajar mengenali penyakit jantung dan jangan pernah mengabaikan gejalanya. Apabila Anda merasa khawatir, konsultasikan dengan dokter Anda.

Mitos 2: Memakai BH berkawat meningkatkan risiko terkena kanker payudara

BH berkawat dan kanker payudara
Mitos ini telah lama beredar. Namun, ketika para ilmuwan meneliti keterkaitannya, mereka tidak menemukan bukti apa pun yang menunjukkan bahwa mengenakan BH berkawat meningkatkan risiko kanker payudara.

Sebagian orang meyakini bahwa kawat pada BH membatasi gerakan cairan tubuh (disebut juga sebagai ‘drainase limfatik’), yang pada akhirnya membuatnya berubah menjadi ‘beracun’. Kenyataannya adalah bahwa cairan tubuh bergerak ke atas dan menuju ke ketiak. BH yang Anda kenakan tidak akan membatasi aliran tersebut atau menyebabkan kerusakan internal apa pun.

Sebaliknya, faktor risiko kanker payudara berkaitan dengan hormon Anda, usia Anda, usia pertama kali Anda memiliki anak, menyusui, serta riwayat keluarga Anda. Berkonsultasi dengan dokter dapat membantu Anda memastikan risiko Anda terkena kanker payudara.

Harap diingat untuk melakukan pemeriksaan mandiri setidaknya sebulan sekali! Anda dapat melakukannya secara visual dan secara fisik. Dengan menggunakan bantalan jari-jemari Anda, rabalah masing-masing payudara Anda dari bagian luar ke bagian tengah, serta di bawah masing-masing ketiak, rasakan jika terdapat benjolan, simpul, atau perubahan apa pun yang tidak diharapkan. Secara visual, perhatikan jika terdapat pembengkakan, cekungan, kerutan, atau perubahan apa pun pada kontur payudara Anda.

Apabila Anda menemukan sesuatu yang tidak lazim, konsultasikan dengan dokter Anda.

Mitos 3: Anda tidak akan hamil jika berhubungan saat menstruasi

Apabila Anda mencoba memiliki anak – atau belum ingin memiliki anak – perlu diketahui bahwa berhubungan pada saat Anda menstruasi bukan berarti Anda tidak akan hamil.

Siklus menstruasi wanita pada umumnya adalah 28 hari. Bagi kebanyakan wanita, menstruasi mereka dimulai pada hari ke-1, dan ovulasi (saat ovarium melepaskan sel telur untuk dibuahi) terjadi sekitar hari ke-14.

Namun demikian, hari ovulasi sangat bervariasi, bergantung pada siklus masing-masing wanita. Anda dapat mengalami ovulasi pada hari ke-12 dalam siklus 28 hari atau pada hari ke-21 pada siklus 35 hari.

Selain itu, sperma dapat hidup di dalam tubuh hingga 72 jam (3 hari), ini berarti berhubungan dalam jangka waktu ini tidak menjamin sel telur Anda tidak akan dibuahi.

Meskipun kemungkinannya rendah, berhubungan selama Anda menstruasi tidak menjamin 100% bahwa Anda tidak akan hamil. Anda harus menerapkan hubungan seks yang aman (kecuali jika Anda ingin memiliki anak!).

Untuk informasi lebih lanjut tentang keluarga berencana, konsultasikan dengan dokter Anda.

Mitos 4: Wanita tidak bisa terkena batu ginjal

Wanita dan batu ginjal
Batu ginjal adalah material terkalsifikasi yang terbentuk dalam ginjal dan dapat bergerak menuju saluran kemih. Menurut Dr Chin Chong Min, dokter spesialis urologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth, penyakit ini 3 kali lebih banyak menimpa laki-laki daripada wanita. Namun demikian, wanita tetap bisa terkena batu ginjal dan mengeluarkannya dari sistem Anda tentunya akan sangat menyakitkan!

Laki-laki kemungkinan mengalami batu ginjal mulai usia 40 tahun ke atas. Wanita biasanya mengalaminya pada usia yang lebih lanjut, mulai dari usia 50 ke atas. Namun demikian, itu bukan berarti Anda tidak akan terkena sebelum mencapai usia tersebut. “Terkadang, batu ginjal juga dialami oleh mereka yang berusia 30 tahun,” ucap Dr Chin.

Cara terbaik untuk menghindari batu ginjal adalah dengan minum air yang banyak. Diet juga dapat menjadi faktor penyebab. Menurut Dr. Chin, terdapat banyak makanan yang meningkatkan risiko batu ginjal jika dimakan berlebihan, seperti cokelat, kacang-kacangan, dan kedelai.

Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda khawatir dengan batu ginjal, atau mengalami gejala-gejala yang umum berikut ini, seperti sakit punggung, rasa nyeri saat Anda buang air kecil, atau terdapat darah dalam air seni Anda.

Mitos 5: Morning sickness (mual di pagi hari) hanya terjadi di pagi hari

Rasa mual di pagi hari
Apakah Anda atau pasangan Anda sedang hamil? Morning sickness umumnya dialami selama beberapa bulan pertama kehamilan. Kondisi ini membuat Anda merasa mual, atau bahkan menyebabkan Anda muntah. Namun, tidak seperti namanya, morning sebenarnya dapat terjadi kapan saja sepanjang hari!

Tidak semua ibu hamil mengalami mual di pagi hari. Kenyataannya, dokter belum mengetahui 100% alasan mengapa sebagian wanita mengalaminya dan sebagian lain tidak mengalaminya. Peningkatan kadar hormon dalam beberapa minggu pertama kehamilan dianggap sebagai faktor penyebabnya. Faktor lain yang membuatnya bertambah parah antara lain:

  • Hamil anak kembar dua atau kembar tiga
  • Rasa lelah yang berlebihan
  • Stres emosional
  • Sering melakukan perjalanan

Tidak seorang pun yang benar-benar mengetahui mengapa kondisi ini disebut morning sickness, selain kenyataan bahwa hal ini biasanya terjadi di awal hari. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya bagi Anda dan bayi Anda. Jika Anda mengalaminya, minumlah air yang banyak, konsumsi makanan dalam porsi kecil, dan tidurlah jika Anda merasa mengantuk.

Mitos 6: Mengonsumsi lemak membuat Anda gemuk

Berapa kali Anda berusaha menemukan makanan ‘rendah lemak’ saat Anda berusaha menjalani hidup sehat? Kita sering kali diarahkan untuk meyakini bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tidak baik bagi kesehatan kita, padahal kenyataannya adalah sebaliknya!

Tubuh Anda membutuhkan lemak untuk dapat bertahan hidup. Anda menggunakannya sebagai energi, menghangatkan tubuh, dan menyerap vitamin. Lemak yang sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dalam kacang-kacangan dan minyak sayur, mampu membantu memperbaiki kadar kolesterol dalam darah dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Alpukat, ikan kod, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian semuanya adalah sumber lemak yang sehat.

Alih-alih menghindari semua lemak, hindari makanan yang mengandung lemak trans atau lemak jenuh yang tinggi, seperti donat, pastri, biskuit, kukis, keju reguler, daging berlemak, kulit unggas, dan daging olahan.

Mitos 7: Hanya gadis remaja yang membutuhkan vaksin HPV

Wanita dan vaksin HPV
Kanker servis biasanya disebabkan oleh virus papiloma manusia (HPV), yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Terdapat lebih dari 100 jenis HPV yang berbeda, tetapi hanya 15 di antaranya yang diketahui menyebabkan kanker dengan memicu pertumbuhan sel abnormal pada serviks.

Vaksin HPV dirancang untuk melindungi dari 2 jenis HPV ini, yang menyebabkan antara 70 – 80% dari semua kasus kanker serviks.

Banyak wanita menganggap bahwa vaksin tersebut hanya diperuntukkan bagi gadis remaja, tetapi faktanya, Anda dapat terkena virus HPV pada usia berapa pun. Dengan mendapatkan vaksin ini, Anda mengurangi risiko terkena kanker serviks sebesar 70 – 80%. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Mitos 8: Minum air dingin tidak baik bagi kesehatan Anda

Anda mungkin pernah mendengar orang tua atau kakek dan nenek Anda mengatakannya! Dalam pengobatan Tiongkok tradisional, air dingin di siang hari adalah larangan mutlak, dan dianggap dapat mengiritasi lambung Anda serta tidak baik bagi pencernaan Anda.

Namun demikian, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa minum air dingin di siang hari yang panas atau saat berolahraga membantu Anda agar tetap terhidrasi dan mencegah agar tubuh Anda tidak kepanasan. Selain itu, mengonsumsi minuman isotonik dingin dapat membantu mengembalikan garam penting yang dikeluarkan dari tubuh saat Anda berkeringat setelah melakukan olahraga berat untuk waktu yang lama.

Namun demikian, hal yang lebih baik bagi tubuh Anda adalah minum air putih, baik panas atau dingin, dibandingkan mengonsumsi minuman bergula. Tanpa bukti konkret yang membuktikan bahwa air dingin tidak baik bagi kesehatan Anda, Anda bebas memutuskan untuk minum air dengan suhu berapa pun yang Anda inginkan.

 

Artikel ditinjau oleh
Dr Ooi Yau Wei, dokter spesialis kardiologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena
Dr Chin Chong Min, dokter spesialis urologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena
Dr Tan Yah Yuen, dokter spesialis bedah payudara di Rumah Sakit Mount Elizabeth
Dr Cynthia Kew, dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena
Lee Yee Hong, ahli diet senior di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena

Referensi

About the Heart and Heart Disease. (n.d.). Ditelusuri 18 Januari 2017 dari http://www.myheart.org.sg/article/about-the-heart-and-heart-disease/statistics/singapore/75

Bedwell, S. & Marturana, A. (2016, December 27). 19 Healthy Fats & High-Fat Foods You Should Be Eating. Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.self.com/story/9-high-fat-foods-actually-good-for-you

Breast Self-Exam. (n.d.). Ditelusuri 18 Januari 2017 dari http://www.nationalbreastcancer.org/breast-self-exam

Khalik, S. (2016, October 12). Winning The Battle Against Cervical Cancer in Singapore. Ditelusuri 18 Januari 2017 dari http://www.straitstimes.com/singapore/winning-the-battle-against-cervical-cancer-in-singapore

Kidney Stones: Common, Painful, Preventable. (2012, January). Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/kidney-stones-common-painful-preventable

Kramer, S. M. (2007, April 19). Fact or Fiction?: Underwire Bras Cause Cancer. Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.scientificamerican.com/article/fact-or-fiction-underwire-bras-cause-cancer/

Loke Kok Fai. (2016, June 25). What Is The Leading Cause of Death in Singaporean Women? Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.channelnewsasia.com/news/singapore/what-is-the-leading-cause-of-death-in-singaporean-women-7987504

Nall, R. (2016, March 7). Can You Get Pregnant If You Have Sex on Your Period? Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.healthline.com/health/pregnancy/sex-on-period#1

Palermo, J. (2016, July 27). What Are Kidney Stones? Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.onhealth.com/content/1/kidney_stones

Staff, M. (2016, January 12). 7 Health Myths, Debunked. Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.healthline.com/health/7-health-myths-that-are-actually-false#4

Top 6 Myths About Heart Disease Debunked. (2017, August 6). Ditelusuri 18 Januari 2017 dari http://www.asiaone.com/health/top-6-myths-about-heart-disease-debunked

Watson, K. (2018, January 8). What Are the Risks & Benefits of Drinking Cold Water? Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.healthline.com/health/is-drinking-cold-water-bad-for-you

Wee, L. (2017, January 28). Is Drinking Cold Water Really Bad For You? Ditelusuri 18 Januari 2017 dari http://www.shape.com.sg/food/drinking-cold-water-really-bad-you/

What Causes Morning Sickness? (n.d.). Ditelusuri 18 Januari 2017 dari https://www.healthline.com/symptom/morning-sickness

2.FEB.2018