• Gleneagles Singapore

Hearing Loss

  • Apakah kehilangan pendengaran itu?

    Kehilangan pendengaran merujuk ke daya pendengaran yang berkurang, yang disebabkan oleh masalah di salah satu atau beberapa bagian telinga, dan dapat mempengaruhi orang pada segala usia. Gelombang suara biasanya bergerak melalui kanal telinga luar dan menggetarkan gendang telinga. Getaran gendang telinga kemudian disampaikan melalui tulang telinga tengah ke koklea (organ pendengaran). Sel sensorik koklea kemudian distimulasi dan mentransmisikan sinyal ke saraf auditory (saraf pendengaran) dan ke otak. Otak mengenali sinyal yang ditransmisikan ini sebagai bunyi (suara).

    Terdapat tiga jenis kehilangan pendengaran:

    • Kehilangan Pendengaran Konduktif - terjadi apabila gelombang suara tidak dapat ditransmisikan dengan benar dari lingkungan luar ke koklea.
    • Presbycusis - adalah kondisi kehilangan pendengaran yang terjadi dengan bertambahnya usia.
    • Kehilangan Pendengaran Sensorineural - terjadi apabila koklea atau saraf auditory rusak.
  • Terdapat penyebab yang berbeda, yang menyebabkan obstruktif kehilangan pendengaran, dan ini pada umumnya meliputi:

    • Obat yang mencakup obat antibiotik dan obat kanker tertentu dapat merusak sebagian saraf pendengaran, atau sel sensorik koklea, dan karenanya menyebabkan otitis media.
    • Masalah yang mempengaruhi kanal telinga bagian luar, gendang telinga, tulang telinga bagian tengah, ruang telinga bagian tengah.
      1. Penyakit kronis atau trauma dapat menyebabkan gendang telinga pecah, atau tulang telinga bagian tengah copot, rusak, atau tidak bergerak.
      2. Infeksi telinga bagian tengah, juga dikenal sebagai otitis media. Otitis media terjadi akibat beragam penyebab, termasuk penambahan usia, infeksi virus dan bakteri telingan bagian dalam (gondok, campak, influenza), penyakit ménière (kelainan telinga bagian dalam yang mempengaruhi keseimbangan dan pendengaran), dan merusak sel sensorik dalam koklea akibat pemaparan akut atau kronis terhadap kebisingan yang keras.
      3. Kanal telinga bagian luar dapat tersumbat oleh lilin atau benda asing, atau dapat terinfeksi.
  • Kehilangan pendengaran dicirikan oleh serangan yang tiba-tiba atau secara bertahap, dan dapat mempengaruhi satu atau kedua telinga. Gejala kehilangan pendengaran mencakup:

    • Sulit memahami apa yang dikatakan oleh orang lain, khususnya dengan latar belakang yang bising.
    • Sakit telinga dan keluar cairan dari telinga akibat infeksi telinga.
    • Sering meminta petunjuk atau mengulang percakapan.
    • Telinga berdering (tinnitus).
    • Berbicara lebih keras daripada biasanya.
    • Merasa seakan berputar (vertigo).
    • Menarik diri dari percakapan.
  • Perawatan kehilangan pendengaran tergantung pada penyebabnya. Dokter Anda akan mengevaluasi kondisi Anda dan menyarankan perawatan yang paling sesuai bagi Anda:

    • Jika kehilangan pendengaran disebabkan oleh lilin telinga yang menumpuk, atau ada benda asing di dalam kanal telinga, dokter bedah THT dapat mengangkatnya di bawah mikroskop.
    • Jika kehilangan pendengaran disebabkan oleh infeksi telinga bagian luar, Anda mungkin diberi resep obat antibiotik topikal.
    • Jika kehilangan pendengaran disebabkan oleh gendang telinga yang pecah, perawatan akan ditargetkan ke penyebab yang mendasarinya. Perbaikan melalui pembedahan mungkin diperlukan untuk memperbaiki gendang telinga yang pecah jika tidak membaik dalam waktu tiga bulan, atau jika Anda menderita akibat sering terkena infeksi telinga dan dikaitkan dengan keluarnya cairan dari telinga.
    • Jika kehilangan pendengaran disebabkan oleh pengobatan tertentu, dokter Anda akan memberikan resep obat yang berbeda, atau minta Anda untuk berhenti minum obat tersebut.
    • Jika kehilangan pendengaran disebabkan oleh penuaan (presbycusis), maka tidak ada penyembuhnya. Spesialis THT mungkin merekomendasikan alat bantu pendengaran, tergantung kondisi Anda. Atau, perawatan akan ditujukan pada perlindungan pendengaran Anda sebaik mungkin untuk memperlambat kehilangan pendengaran lebih jauh.
  • Spesialis Kami

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

    Ada 10 SpesialisLihat Semua

  • Artikel Kesehatan