• Gleneagles Singapore

Kanker Perut / Lambung

  • Apa itu Kanker Perut?

    stomach cancer

    Kanker perut, atau kanker lambung, terjadi ketika sel-sel di dalam perut tumbuh secara tidak normal dan berkembang menjadi tumor, yang dapat berbahaya jika dibiarkan serta tidak diobati. Kanker ini umum terjadi di Asia Timur. Kanker perut adalah kanker paling umum ke-6 pada pria di Singapura, yang berarti 1 dari 50 pria akan mengalami kanker perut pada masa hidupnya. Kanker Perut menempati urutan ke-8 jenis kanker paling umum yang diderita wanita Singapura. Kanker perut menyebabkan 300 orang meninggal setiap tahunnya di Singapura1.

    1Singapore Cancer Registry Interim Annual Report, Trends in Cancer Incidence in Singapore, 2010 – 2014, National Registry of Diseases Office (dirilis 26 Mei 2015)

    Meskipun penyebab pasti kanker perut belum jelas diketahui, faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker perut meliputi:

    • Pola makan yang tinggi garam dan makanan yang diasap
    • Pola makan yang rendah buah dan sayur
    • Riwayat kanker perut dalam keluarga
    • Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori), yang merupakan jenis bakteri yang hidup di lapisan mukosa lambung dan memengaruhi lapisan tersebut
    • Gastritis kronis, yaitu peradangan lambung jangka panjang
    • Anemia pernisiosa, yaitu penurunan sel darah merah karena usus tidak dapat menyerap vitamin B12 dengan baik
    • Merokok
  • Tanda & Gejala

    Tanda & Gejala

    Kanker perut hanya menunjukkan sedikit gejala atau tidak menunjukkan gejala pada stadium awal, sehingga menyulitkan deteksi dini. Ketika terdapat gejala, ini meliputi kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, nyeri perut atau lambung yang kronis, dan dispepsia (rasa nyeri atau tidak nyaman pada perut bagian atas). Namun, gejala-gejala itu juga merupakan gejala dari kondisi umum yang menyerang lambung, seperti refluks asam lambung atau gastritis.

    Alasan utama mengapa kanker perut sering terlambat ditemukan adalah karena banyak orang, bahkan dokter, mungkin tidak segera mencurigai adanya kanker perut. Gejala kanker perut yang kurang umum, yang cenderung terjadi pada stadium yang lebih lanjut, meliputi feses berwarna hitam (tanda adanya pendarahan dalam lambung).

  • Diagnosis & Penilaian

    Tes untuk mendiagnosis kanker perut meliputi:

    stomach cancer screening using gastroscopy
    • Gastroskopi – Ini adalah tes yang paling sering dilakukan untuk mendiagnosis kanker perut. Selama tes ini, dokter menempatkan endoskop (selang fleksibel panjang dengan kamera dan senter) ke dalam mulut, lalu ke bawah hingga mencapai lambung. Tes ini memungkinkan dokter melihat bagian dalam lambung.
    • Biopsi – Tes ini dilakukan selama gastroskopi. Dalam biopsi, sedikit sampel jaringan dari area lambung yang terlihat abnormal diambil dan selanjutnya diperiksa di bawah mikroskop.
    • Tes pencitraan pada lambung – Tes pencitraan, seperti pemindaian tomografi komputasi (CT) dan ultrasonografi menghasilkan gambar bagian dalam tubuh untuk melihat apakah kanker telah menyebar.

    Dokter juga akan memeriksa adanya infeksi H. pylori. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang meliputi tes napas, tes darah, dan tes laboratorium lainnya.

  • Penanganan & Perawatan

    Kanker perut biasanya ditangani dengan satu atau beberapa pendekatan berikut:

    different stages of stomach cancer

    Bedah

    Prosedur ini dapat menjadi metode yang efektif untuk mengobati kanker perut stadium awal. Selama pembedahan, dokter dapat mengangkat sebagian atau semua bagian lambung. Pada kanker perut stadium lanjut, pembedahan mungkin masih disarankan untuk mengurangi komplikasi, seperti penyumbatan lambung atau pendarahan dari sel kanker.

    Terapi Radiasi

    Setelah pembedahan, terapi radiasi, juga dikenal sebagai radioterapi, dapat dilakukan bersama dengan kemoterapi untuk menghancurkan sisa sel kanker yang tidak diangkat selama pembedahan. Pada pasien dengan kanker perut stadium lanjut, radioterapi dapat berguna untuk meringankan penyumbatan lambung. Radioterapi juga dapat digunakan untuk menghentikan pendarahan dari kanker yang tidak dapat dioperasi.

    Kemoterapi

    Kemoterapi adalah penggunaan obat untuk membantu membunuh sel kanker dan menyusutkan ukuran tumor. Kemoterapi dapat dilakukan secara terpisah atau dikombinasikan dengan radioterapi setelah pembedahan. Kemoterapi juga dapat digunakan untuk meringankan gejala atau memperpanjang masa hidup pasien dengan kanker perut stadium lanjut yang tidak dapat dioperasi.

    Terapi Bertarget

    Beberapa kanker perut memiliki terlalu banyak protein pemacu pertumbuhan yang disebut HER2 pada permukaan sel kanker. Tumor dengan peningkatan kadar HER2 disebut positif-HER2. Trastuzumab (Herceptin®) adalah antibodi buatan yang menargetkan protein HER2. Penggunaan obat ini dengan kemoterapi dapat membantu pasien yang menderita kanker perut stadium lanjut dan positif-HER2 hidup lebih lama dibandingkan hanya dengan kemoterapi.

    Bagaimana Mencegah Kanker Perut?

    Di banyak negara maju yang menggunakan pendinginan dengan kulkas yang memungkinkan lebih banyak asupan makanan segar dibandingkan makanan yang diawetkan dengan garam, angka kanker perut telah menurun dalam beberapa tahun terakhir. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko terkena kanker perut:

    • Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur yang segar
    • Mengurangi asupan makanan yang diawetkan dengan garam dan pengasapan
    • Berhenti merokok
    • Mengetahui riwayat kesehatan Anda (misalnya riwayat infeksi H. pylori), dan melakukan pemeriksaan gastroskopi secara teratur