Flu Perut & Keracunan Makanan (Gastroenteritis) - Gejala & Penyebab

Apa itu gastroenteritis?

Gastroenteritis adalah infeksi yang menyebabkan peradangan perut atau usus. Penyakit ini bisa menyerang orang dari segala usia. Namun, anak-anak dan lansia lebih rentan menderitanya karena melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Menurut penyebabnya, kondisi ini juga bisa disebut flu perut (lambung) atau keracunan makanan.

Apa saja gejala flu perut atau keracunan makanan?

Gejala umum flu perut dan keracunan makanan mirip, di antaranya:

  • Demam
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Diare cair
  • Nyeri dan kram perut

Meski jarang terjadi, penderita flu perut bisa mengalami dehidrasi berat. Perhatikan gejala berikut:

  • Pusing
  • Mulut kering
  • Mata cekung
  • Haus terus-menerus
  • Penglihatan kabur
  • Mata berkabut atau sulit berkonsentrasi
  • Volume urine sedikit saat kencing

Kapan harus memeriksakan diri ke dokter?

Dalam kondisi tersebut, Anda harus memeriksakan diri ke unit IGD jika:

  • Sedang hamil.
  • Demam dengan suhu tubuh lebih dari 38 °C.
  • Tidak berhenti muntah lebih dari satu hari.
  • Diare lebih dari 2 hari.
  • Mengalami nyeri perut hebat.
  • Muntahan atau tinja mengandung darah.
  • Mengidap penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit jantung.

Flu perut pada anak dapat menyebabkan penyakit yang serius. Anda harus membawa anak ke dokter jika mengalami gejala berikut:

  • Muntahan berwarna hijau
  • Muntahan atau tinja mengandung darah
  • Demam dengan suhu tubuh lebih dari 38 °C
  • Diare lebih dari 2 minggu
  • Mengantuk atau sangat lesu
  • Nyeri perut parah atau berkepanjangan
  • Ubun-ubun yang cekung (bagian lunak di bagian atas kepala bayi)
  • Terus-menerus muntah dan mudah kehilangan cairan
  • Diare cair dalam jumlah banyak lebih dari 8 – 10 kali per hari
  • Tanda dehidrasi, seperti volume urine sedikit saat kencing, bibir atau lidah kering, mata cekung

Apa penyebab gastroenteritis?

Penyebab umum gastroenteritis adalah virus, bakteri, atau parasit:

Flu perut

Penyebab flu perut adalah virus, seperti rotavirus atau norovirus. Norovirus adalah penyebab paling umum gastroenteritis akut. Penyebab lainnya adalah astrovirus dan adenovirus. Gejala biasanya timbul 1 – 3 hari setelah terpapar virus.

Gastroenteritis akibat virus dapat ditularkan melalui:

  • Kontak fisik dengan penderita
  • Sentuhan dengan benda yang terkontaminasi, seperti alat makan dan mainan

Keracunan makanan

Penyebab keracunan makanan adalah kontaminasi bakteri, virus, atau parasit dalam makanan. Gejala biasanya timbul dalam 1 jam – 7 hari sejak mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Sumber umum keracunan makanan adalah mengonsumsi, antara lain:

  • Buah atau sayur yang tidak dicuci
  • Telur, daging, ikan, atau kerang-kerangan mentah
  • Nasi sisa yang tidak dipanaskan kembali dengan baik
  • Keju lunak atau susu yang tidak dipasteurisasi

Apa saja komplikasi dan penyakit terkait gastroenteritis?

Gastroenteritis dapat menyebabkan komplikasi berat dan bahkan dapat mengancam jiwa kelompok rentan berikut:

  • Anak kecil
  • Ibu hamil
  • Pasien yang mengonsumsi obat penekan sistem imun
  • Orang dengan sistem imun yang lemah
  • Lansia

Anak dan bayi rentan mengalami gejala berat gastroenteritis karena lebih cepat terkena dehidrasi dibanding orang dewasa.

Bagaimana cara mencegah gastroenteritis?

Gastroenteritis tidak bisa sepenuhnya dicegah meskipun sudah ada vaksin untuk mengatasi sejumlah virus penyebabnya. Misalnya, bayi usia 3 – 8 bulan dapat diberi vaksin rotavirus untuk mencegah gastroenteritis parah akibat rotavirus.

Selain vaksinasi, gastroenteritis dapat dicegah dengan cara berikut:

  • Tidak mengonsumsi makanan mentah atau belum matang
  • Menghindari kontak fisik dengan penderita gastroenteritis
  • Menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan secara teratur
  • Secara teratur membersihkan permukaan meja dapur atau meja kerja, misalnya, dengan disinfektan
  • Mencuci tangan sebelum masak atau mengolah makanan
  • Memisahkan makanan mentah dari makanan siap makan
  • Segera memasukkan makanan yang tidak tahan lama ke kulkas atau freezer
  • Tidak berbagi gelas atau alat makan yang sama

Catatan: Penderita gastroenteritis bisa saja terjangkit lagi karena ada banyak varian virus penyebab gastroenteritis.

Halaman ini telah ditinjau oleh peninjau konten medis kami.

Perlu bantuan?


Untuk mengajukan pertanyaan, hubungi
+65 6575 7575

Untuk membuat janji temu, hubungi kami via WhatsApp di nomor
+65 8111 9777